pagi yg aneh

Pagi ini seperti biasa, terbangun dengan kepala yang pusing dan agak berat. bangun dan langsung mandi dan seperti biasa juga tanpa koran pagi tampaknya kurang afdol jika ritual pagi yg menyenangkan ini bisa terjadi. shit……… persib kalah lagi. kekalahan telak 4-2 di kandang lawan tanpa disiarkan oleh stasiun TV menambah kejengkelanku di pagi ini. seperti biasa juga rutinitas pagi dimulai dengan berangkat bareng ama jesse (my lovelly wife & Raka), tapi pagi ini terasa agak tidak seperti biasanya. jalanan rada2 macet.

kemacetan sebenernya bukan hal yg istimewa buat kami berdua (sorry Raka, raka belom diitung kan masih di dalem perut mama). setiap hari alias 24-7 kemacetan adalah hal yg lumrah dalam perjalanan kami. maklum Kopo adalah daerah perkembangan yg tingkat kemajuan dan kepadatannya paling menonjol di bandung. pagi ini dimulai dengan percakapan yg rada gak enak, jesse ngerasa dia gak nyaman dengan kegiatan yg bakal aku hadiri di sore harinya (bubar VAC tengah). dia ngerasa kalo anak2 disana rada gak welcome sama kehadirannya. wajar sii kalo dia ngerasa agak gak nyaman dengan situasi ini. soalnya semenjak kami menikah dan raka hadir diantara kami frekuensi kehadiran dan keaktifanku di VAC rada berkurang, dan bahkan bisa dikatakan 1% bgt-lah.

komunikasi berlangsung rada alot hingga di tengah perjalanan akhirnya kami berdua saling menahan diri. akhirnya sampai juga di kantornya jesse. keliatannya jesse kurang seneng juga karena kita datangnya telat. kemacetan hari ini aku jadiin kambing hitam atas keterlambatan ini.  he he he he padahal emang hari ini aku rada telat banget bangunnya. maaf ya jesse…..

seperti biasa juga di kantor keadaan sepi. orang2 paling datangnya rada telat juga. selang kedatanganku dengan teman yg lain terkadang terpaut satu sampai tiga jam. wew lama juga tapi ya mungkin ini udah jadi kebiasaan juga disini. tapi aku sendiri gak mau ini mengalir jadi kebiasaanku. moga2 aja iman rada kuat biar gak ikut2an. terus terang aja sekarang aku lagi giat cari proyek buat tabungan raka anakku tercinta.

raka satria putra yudha adalah nama yang aku siapkan atas kedatangan anak pertamaku yang akan hadir menghiasi dan menemani perjuanganku dalam hidup bersama jesse. raka adalah hasil dari kasih sayang kami berdua. aku hanya berharap dan mendoakan semoga sampai akhir hayat dan nafas yg masih terkandung di badan aku bisa mendukung dan mendampingi mereka ya Allah.

akhirnya teman2 seruangan pun datang dan tepat seperti perkiraan mereka datang tepat satu jam setelah kedatanganku. masih mending deng, kadang mereka datang suka pada siang. jesse nelpon dan curhat mengenai pembicaraan tadi pagi yg emang terasa ngegantung. dan akhirnya dia ceritain keluh kesahnya. dan pada akhirnya tercapailah sebuah keputusan yg aku anggap bijaksana dan adil. jadi aku nganterin dia pulang dulu baru aku balik lagi untuk menghadiri acara tersebut. rada gak efektif sii tapi apa boleh buat… anak dan istriku no 1… yg laen nothing.

kang okkib datang dan kami ngobrol banyak sekali mulai dari keterlibatan politik praktis, komunis dan akidah, PKI, Sarwo Edi, mahasiswa luar negri, sampe ke taktik perang, kopasus, RPKAD, wanadri, dan akhirnya baru nyangkut ke proyek document solution yg mau aku usung di sini. walhasil pembicaraan pun terputus karena kang okkib di telp untuk segera menghadiri suatu rapat. amin kang okkib semoga apa yg telah kita bicarakan bisa menjadi kenyataan dan masukan bagi pengetahuan saya…. amin

Leave a comment

Filed under My Day

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s