PENYEBAB KEMARAHAN

“marah adalah suatu ekspresi kekecewaan yg berlebih”

yups, menurut saya adalah benar adanya jika apa yg saya kutip dari bibir saya sendiri bahwa marah adalah ekspresi kekecewaan yg berlebih. ketika akumulasi dari kekecewaan atau batas kesabaran yg menipis terlewati maka walhasil yg terjadi adalah suatu kemarahan. kemarahan pun bisa datang dengan gayanya yg berbeda-beda. beberapa typikal orang yg sedang marah pun sesuai dengan karakter pembawaan orang tersebut. ya macem2lah pokoknya, makanya Mungkin enam perenungan ini bisa mengatasi atau mengurangi kemarahan yang berkecamuk dalam dada kita. Apa saja enam perenungan itu

Temukan Penyebabnya

Kadang-kadang kita marah begitu saja, bahkan kita sendiri bisa heran terkadang setelah marah.. Kok aku bisa begitu ya ? dan kemudian kita secara malu2 merasa bersalah dalam hati dan ingin minta maaf. Selalu saja ada penyebab-penyebab kecil yang berkumpul menjadi satu, dan meledak menjadi suatu kemarahan yang besar. Apakah perlakuan yang tidak kita senangi yang kita terima terus menerus, tekanan/stress yang terus membebani pundak kita. Temukanlah sumber kemarahan kita. Bila setelah ditelusuri dan masih tidak menemukan, itu juga tidak apa-apa.. Santai saja..

Keluar dari pemicu kemarahan tersebut

Artinya jangan berbaur dengan orang-orang yang menimbulkan / memicu kemarahan tersebut. Karena bila kita sudah ingin marah, kita mulai sulit terkendali dan mulai tidak waras. Daripada benar-benar menjadi “tidak waras”, lekaslah menghindari orang-orang yang bisa memicu kemarahan kita.. minimal untuk sementara waktu. Jika kita tidak bisa menghindarinya, lebih baik upayakan kita konsentrasi/fokus ke hal-hal lain, biar pikiran kita gak ingat terus ama dia.

Cari Hiburan atau Chat/Bertemu dengan Teman-teman yang Sejenis

Ya, kalau marah.. ada yang subtitusi dengan makan yang banyak.. ada yang lampiasin dengan pergi ke panti pijat dan melakukan pelepasan seks di sana(not recommended). Well, itu mungkin bisa jadi pengganti sementara. Tapi bisa juga dengan cari hiburan lain, misalnya jalan-jalan sendiri di taman atau di mall.. baca2 buku, dll.. Baik sekali bila mempunyai teman yang bisa diajak curhat dan berbagi. Itu sangat membantu.

Intropeksi diri

Yakinlah.. bahwa tidak ada manusia yang sempurna menurut ego kita. Kita juga perlu intropeksi diri, sebelum menyalahkan orang lain. Dalam banyak kasus, kita marah karena ketidak berdayaan diri kita, karena kesalahan-kesalahan yang kita perbuat. Dan untuk menutup rasa bersalah itu, kita ekspresikan dengan kemarahan.

Memaafkan mereka

Memaafkan seseorang/mereka yang telah membuat kita marah.. berguna dan bermanfaat untuk kedua belah pihak. Terutama lebih terasa efek/manfaat nya bagi si Pemaaf. Hati terasa plong dan ringan.. Tapi bila kita tidak bisa memaafkan sekarang, juga tidak apa2.. santai sajalah.. itu juga tidak menjadi masalah, yang paling penting Anda tau bagaimana cara membuat diri anda bahagia. Begitu Anda bahagia, Anda akan melupakan dan bahkan mungkin sudah memaafkan begitu saja..

Menemukan sumber kebahagiaan

Temukan sumber kebahagiaan Anda. Dalam banyak kasus dan sudah terbukti, hal-hal yang membuat seseorang berbahagia adalah berbagi rasa dengan seseorang ( bisa jadi pacar, sahabat, kakak/adik, ortu, pembantu, dll) , melakukan pelayanan tanpa pamrih kepada mereka yang membutuhkan. ( well, aneh aja.. menurut orang2, ini bisa menimbulkan perasaan senang ), Surrender – pasrah kepada-Nya ( menurut pendapat beberapa orang demikianlah ).

ok, selamat mencoba dan mudah2an bermanfaat.

Leave a comment

Filed under komentarku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s