The Ramones

Ramones bagi komunitas punk adalah nama besar yang tak mungkin tergantikan. Berkat mereka, musik punk mampu menjadi industri yang diakui musik-musik lain. Pengaruh mereka tak hanya di Amerika Serikat tapi hingga ke Eropa.Sejak pertama kali tampil di Forest Hills, Queens, New York pada 1974, Ramones sudah merilis 14 album, 36 single, dan tampil dalam 2.263 konser. Penampilan penuh energi mereka baru berakhir di konser akbar Lollapalooza pada 1996.Sebetulnya usai meluncurkan album Adios Amigos dan single R.A.M.O.N.E.S., band itu hanya berniat istirahat namun akhirnya betul-betul bubar karena ditinggal mati ketiga pentolan utamanya.Tragisnya, meski Ramones adalah bapak punk dan menginspirasi banyak musisi dan band punk yang sukses secara publisitas dan finansial macam q Pistols, Nirvana, Green Day, Blink 182, pada kenyataannya Ramones tak pernah sukses secara komersial.Album mereka paling banter hanya meraih gelar status gold. Meski begitu band tersebut dianggap sebagai kultur pop masyarakat Amerika. Seringkali film-film remaja memasukan Ramones sebagai ikon.Begitu juga majalah musik top seperti Spin, Rolling Stone dan Mojo. Bahkan dalam jajak pendapat yang diadakan majalah Rolling Stone dan Spin, popularitas Ramones bahkan hanya bisa disejajarkan dengan Beatles.Tak heran setelah masuk dalam Hall of Fame pada 2002, dua tahun berikutnya, nama Ramones tercantum dalam daftar 100 Artis Terbesar Sepanjang Masa versi Rolling Stone.Bagi gitaris punk di seluruh dunia, Johnny menyumbangkan gaya bermain cepat penuh energi double downstrokes yang dikenal dengan teknik Buzzsaw. Gaya ini sampai kini menjadi gaya standar seluruh musisi beraliran punk.Tak hanya itu, Ramones juga menyumbangkan gaya berpakaian yang terus bertahan hingga saat ini berkat konsistensi penampilan mereka yang disebut citra cool.Sebut saja gaya rambut model bob-poni yang culun, sepatu sneakers Keds atau Chuck Taylor All-Star, celana jins belel, kaos oblong, jaket kulit.Keunikan lain, personel utama band ini sangat awet sejak berdiri hingga bubar. Joey Ramone dan Johnny Ramone merupakan pendiri band yang terus bertahan untuk bermusik.Hanya Dee Dee Ramone saja yang keluar karena jenuh di akhir 1988 usai tur album Halfway to Sanity dan penggarapan single Pet Sematary. Dia digantikan CJ Ramone atau Christopher Joseph War yang bertahan hingga Ramones istirahat.Pemain drum mereka Tommy Ramone yang aslinya adalah pemain gitar, mundur karena menjadi manajer. Posisinya lantas secara silih berganti ditempati Marky Ramone, Richie Ramone dan Elvis Ramone.The Ramones awalnya dibentuk oleh Cummings bersama Dee Dee dan Joey pada tahun 1974. Pada saat itu Joey berperan sebagai penggebuk drum namun kemudian menjadi vokalis utama ketika manajer Tommy, teman sekolah Cummings, mengambil alih drum.Band tercatat merupakan salah satu band punk rock terkenal di klub legendaris New York CBGB selama tahun 1975-1976 bersama beberapa band seperti Patti Smith Group, Televesion dan Heartbreakers. the Ramones menandatangi kontrak di Amerika bersama Sire Records tahun 1976 namun sukses terbesar mereka terjadi di Inggris.Tiga album pertama the Ramone memberikan pengaruh sangat besar bagi perkembangan musik punk dunia. Lewat empat album berhasil nokring di top 40 tangga lagu Inggris dalam kurun waktu 1978-1980. Sukes komersil terbesarnya diraih bersama the Phil Spector memproduksi “End of the Century” dan single dari the Ronettes “Baby I Love You” tahun 1980.Biasa tampil dengan jaket kulit, mereka memulai riwayat di lanskap musik lewat kelab-kelab legendaris di New York, seperti CBGB dan Max’s Kansas City. Mereka memboyong lagu-lagu ingar dua menitan berakor tiga jurus, bertempo tinggi dengan penggunaan instrumen minimalis.Sejak album debut pada 1976, mereka terus-menerus harus bekerja keras untuk menggapai sukses komersial, yang seperti tak pernah datang. Tapi jejak mereka sebagai satu di antara para kampiun rock jauh lebih besar. Tanpa pernah menghasilkan satu pun lagu Top 40, mereka mempengaruhi puluhan pengikut, termasuk grup-grup masa kini seperti Nirvana dan Green Day, dengan lagu-lagu seperti Sheena is a Punk Rocker dan Blitzkrieg Bop.Daya tarik mereka mengundang banyak kalangan yang berminat bukan saja untuk bekerja sama, tapi juga memanfaatkan mereka.
“Mereka hampir terus-menerus diproteksi dari orang-orang yang mengambil keuntungan. Hampir tak pernah ada uang yang bisa dihasilkan,” kata Vega, yang sudah bekerja sama dengan The Ramones selama 30 tahun. Johnny yang turun tangan untuk mengatasi keadaan itu: ia menaikkan harga penampilan mereka seraya memilih konservatif dalam urusan uang. Ramones terus menancapkan pengaruh di jagat musik rock. James Hetfield dan Lars Ulrich, masing-masing guitar-vokal dan penggebuk drum Metallica mengakuinya. Metallica tak akan pernah ada seandainya Hetfield dan Ulrich tak menonton aksi Ramones pada pertengahan 1980-an. Saat itu, Hetfield terkesima dengan ulah Joey Cs yang tak henti-henti bernyanyi dengan jeda antara lagu demi lagu yang nyaris tidak ada hanya diselingi komando Dee Dee yang berteriak One, two, three, four. Hetfield pun mengutarakan niatnya ingin membentuk sebuah grup rock yang enerjik seperti Ramones. Alih-alih kayak Ramones, justru Metallica tetap dengan gaya sendiri yang mereka sebut heavy metal.
Penggemar Ramones memang bukan cuma musisi. Penulis novel misteri Stephen Kings juga menjadi salah satu fans Joey Cs. Bahkan, Kings dikabarkan menyumbangkan tulisan khusus untuk Ramones di album Tribute to Ramones. Salah satu karya Kings yang difilmkan juga pernah diisi soundtrack lagu Ramones yang berjudul Pet Semetary. “Saya katakan, Saya ingin berbicara dengan kalian tentang Joey Ramone…, “dan seluruh penonton berdiri bergemuruh, kata Bono sambil mengingat betapa terpananya dia waktu itu. Kepada penonton di Oregon, dia juga menceritakan bagaimana Ramones membuat Bono Cs membentuk sebuah band. Setelah itu, Bono menyanyikan karya emas Joey, I Remember You dari album Ramones, Leave Home (1977). Yang mengejutkan adalah penonton menyanyikan lagu itu dengan seksama. Kemudian saya katakan bahwa Joey meninggal hari itu,kata Bono, seperti dikutip dari Majalah Rollingstone yang menanyakannya perihal Ramones. Di CBGB, penggemar Ramones berkumpul dan menyalakan lilin untuk Joey serta menaruh karangan bunga di depan klub para punkers itu.Film tribute untuk Johnny yang diputar untuk memperingati 30 tahun Ramones itu didukung musisi dan band besar seperti The Red Hot Chili Peppers, Steve Jones, Eddie ‘Pearl Jam’ Vedder, Pete Yorn, Tommy Ramone, Marky Ramone, hingga C-Jay Ramone.

Di akhir dekade menuju 1980, The Ramones mulai rekaman lagi, kali ini mereka rekaman dalam 5 studio yang berbeda! dan dari 5 studio itu, nongollah “Pleasant Dreams” sebuah album yang isinya sarat akan kritik2 sosial.Di saat Joey ama Jhonny dalam kedaan nggak fit, MArk keluar dari band dan di re-placed ama Richard Beau, ex personel Velveteen dan ngrampungin album “Too Tough To Die”(1984).Pas presiden Amrik(Ronald Reagan) ngunjungin pemakaman perang Nazi dan menimbulkan kontroversi, The Ramones ngluncurin lagu2 yang berisi protes mereka atas kunjungan tersebut(Animal Boy-klo ga salah lho… tolong kasih tau klo ada yang tau).Menyusul album2 sebelumnya, muncul “Halfway To Sanity” di 1987, trus ada lagi album kompilasi “Ramonesmania” (1988) yang berisi 30 lagu terbaik The Ramones.
Richie-pun hengkang dan Mark balik lagi reunian dengan bergabung lagi ke bandnya. Bareng personil lamanya itu, Ramones ngluncurin “Brain Drain”(1989) salah satu lagu dari album tersebut jadi judul filmnya Stephen King. Lagi2 ada personil yang hengkang, kini Dee Dee yang minggat, beralih aliran ke Rap(suck!) yang berjuluk “Dee Dee King”. Dipilihlah Christopher Ward buat ngegantiin.Cuman sekedar informasi, Ramones juga punya album Live lainya yang berjudul:”Loco Live”(direkam di barcelona). Ramones juga sempet nongol di serial kartun legenderis The Simpsons.Album2 lain The Ramones antara lain; “Mondo Bizzaro”(1992), “Acid Eaters”(ga disebutin taon-nya, ada yang tau?), dan terakhir “Adios Amigos”(1995). Ada juga “Greatest Hits Live” yang berisi lagu R.A.M.O.N.E.S. dan Any Way You Want It.1996, tiap2 personel udah sibuk ama side-jobnya sendiri2 Marky punya band baru yang namanya “Marky Ramone and Intruder” ama “Marky Groups”, Dee Dee juga udah punya(banyak) album solo, Joey pun juga pengin nyusul punya album solo tapi sayangnya keburu meninggal.Meninggalnya Joey Ramone (15 april 2001) lumayan dramatik juga….. Joey meninggal di rumah sakit di New York setelah berminggu2 menjalani perawatan kanker, pas moment terakhir sebelum meninggal, Joey yang ditemenin ama keluarganya sempet ndengerin lagunya U2:”In A Little While”…. Kematian Joey kemudian disusul oleh pertnernya, Dee Dee, dan bassis Ramonespun diisi sama Edgar Ramone, salah satu bassis dengan skill terbaik.

Joey Ramone atau Jeffry Hyman adalah penyanyi dan penulis sebagian besar lagu-lagu band itu. Pria kelahiran Forest Hills itu meninggal karena kanker limfoma di RS Presbyterian, New York 15 April 2001.Namanya diabadikan untuk blok jalan East 2nd Street New York yang diubah menjadi Joey Ramone Place. Jalan itu memang bersejarah karena disitu Joey bertemu pemain bass Dee Dee Ramone dan membentuk Ramones tahun 1974.
Dee Dee alias Douglas Glenn Colvin selain pemain bas juga penulis lirik andal. Pria kelahiran Fort Lee, Virginia itu juga telah meninggal 6 Juni 2002 karena over dosis heroin di apartemennya di Hollywood.Oleh banyak orang Dee dipercaya menjadi kunci kematian kontroversial pacar pentolan S*x Pistols Sid Vicious, Nancy Spungen yang ditemukan tewas dengan perut robek di Hotel Chelsea, New York.
Akhir April tahun lalu, New York juga diserang demam punk saat dua film yang didedikasikan untuk Johnny Ramone diputar perdana yaitu Too Tough To Die: A Tribute To Johnny Ramone di putar perdana di Festival Film Tribeca dan film horor The Wicker Man yang disutradarai dan diproduseri Nicolas Cage.
Johnny Ramone atau John Cummings adalah pemain gitar dan penulis lagu Ramones yang meninggal 15 September 2004 karena kanker prostat.
Bagi gitaris punk di seluruh dunia, Johnny menyumbangkan gaya bermain cepat penuh energi double downstrokes yang dikenal dengan teknik ‘Buzzsaw’. Gaya ini sampai kini menjadi gaya standar seluruh musisi beraliran punk.
Film tribute untuk Johnny yang diputar untuk memperingati 30 tahun Ramones itu didukung musisi dan band besar seperti The Red Hot Chili Peppers, Steve Jones, Eddie ‘Pearl Jam’ Vedder, Pete Yorn, Tommy Ramone, Marky Ramone, hingga C-Jay Ramone.Selain film tribute, di komunitas punk old school sedang ramai dibicarakan bakal beraksinya Joey Ramones di layar lebar. Film yang bakal digarap Rory Rosegarten’s Rosegarten Films sejak akhir tahun lalu sibuk mengurus ijin adaptasi buku “I Slept with Joey Ramone”.Buku biografi Joey Ramone itu ditulis kakak Joey, Mickey Leigh dengan Legs McNeil. Legs adalah penulis musik dan pengarang buku ‘Please Kill Me: The Uncensored Oral History Of Punk,’ yang dirilis Touchstone Books (divisi Simon and Schuster) yang bakal diluncurkan menjelang akhir 2007.Selain menuangkan isi biografi itu, Rosegarten juga sedang menegosiasikan kisah hidup Joey berdasarkan penuturan ibu Joey dan kawan-kawan dekat termasuk Charlotte Lesher.Untuk mengerjakan film ini Rosegarten bakal bekerja sama dengan Ramones Productions.“Saya besar dan mendengarkan Ramones dan nonton mereka konser. Kisah Joey tentu sangat menarik dan menyentuh. Dia punya fisik dan mental yang mendorong bergeraknya musik rock and roll di akhir 1970-an hingga 1980-an,”

Leave a comment

Filed under music

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s